MASIGNCLEAN101

Simak!! Arsitektur Tanpa Server Membangun Aplikasi Tanpa Server

iklan banner

Arsitektur tanpa server (juga dikenal sebagai komputasi tanpa server atau FaaS Function as a Service) adalah pola desain perangkat lunak di mana aplikasi di-host oleh layanan pihak ketiga, menghilangkan persyaratan perangkat lunak dan perangkat keras oleh pengembang.  Aplikasi dipecah menjadi fungsi-fungsi individual yang dapat dipanggil dan kemudian juga dapat dijalankan secara individual.

 Mengapa menggunakan komputasi tanpa server?
 Komputasi tanpa server menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan infrastruktur berbasis cloud tradisional atau server-centric.  Bagi banyak pengembang, arsitektur tanpa server menawarkan skalabilitas yang lebih besar, lebih banyak fleksibilitas, dan waktu yang lebih cepat untuk dirilis, semuanya dengan biaya lebih rendah.  Dengan arsitektur tanpa server, pengembang tidak perlu khawatir tentang pembelian, penyediaan, dan pengelolaan server sebagai backend.  Berikut ini adalah perbandingan antara arsitektur tradisional dan serverless.


Mengapa menggunakan komputasi tanpa server?

 Komputasi tanpa server menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan infrastruktur berbasis cloud tradisional atau server-centric.  Bagi banyak pengembang, arsitektur tanpa server menawarkan skalabilitas yang lebih besar, lebih banyak fleksibilitas, dan waktu yang lebih cepat untuk dirilis, semuanya dengan biaya lebih rendah.  Dengan arsitektur tanpa server, pengembang tidak perlu khawatir tentang pembelian, penyediaan, dan pengelolaan server sebagai backend.  Berikut ini adalah perbandingan antara arsitektur tradisional dan serverless.


 Siapa yang Harus Menggunakan Serverless?
 Anda harus mempertimbangkan untuk menggunakan penyedia layanan tanpa server jika Anda memiliki sejumlah kecil fungsi yang perlu di-host.  Jika aplikasi Anda lebih kompleks, arsitektur tanpa server mungkin masih berguna, tetapi Anda perlu membuat arsitek aplikasi Anda dengan cara yang sangat berbeda.  Mungkin lebih masuk akal untuk memindahkan sebagian kecil aplikasi ke fungsi tanpa server dari waktu ke waktu.

 Apa kelebihan komputasi tanpa server?
1. Tidak diperlukan manajemen server. Meskipun komputasi 'serverless' sebenarnya terjadi di server, pengembang tidak pernah harus berurusan dengan server.  Semua ini dikelola oleh vendor.  Sehingga dapat mengurangi investasi yang dibutuhkan, menurunkan biaya, dan juga membebaskan pengembang untuk membuat dan memperluas aplikasi mereka tanpa dibatasi oleh kapasitas server.

2. Pengembang hanya dikenakan biaya untuk apa yang mereka gunakan.  Kode hanya berjalan ketika fungsi backend diperlukan oleh aplikasi tanpa server, dan kode secara otomatis ditingkatkan sesuai kebutuhan.  Penyediaan sumber daya bersifat dinamis, tepat, dan waktu nyata.  Sebaliknya, dalam arsitektur 'server' tradisional, pengembang harus memproyeksikan kapasitas server apa yang mereka butuhkan dan kemudian membeli kapasitas itu.

3. Arsitektur tanpa server secara inheren dapat ditingkatkan.
 Aplikasi yang dibangun dengan infrastruktur tanpa server memiliki skalabilitas yang secara otomatis ketika basis pengguna tumbuh atau penggunaan meningkat.  Jika suatu fungsi perlu dijalankan dalam beberapa acara, server vendor akan memulai, menjalankan, dan mengakhirinya sesuai kebutuhan.  Jadi aplikasi tanpa server akan dapat menangani jumlah permintaan yang sangat tinggi.  Aplikasi terstruktur secara tradisional dengan jumlah ruang server yang tetap yang dapat turun jika pengguna meningkat secara tiba-tiba.

4. Penyebaran dan pembaruan cepat dimungkinkan.
 Menggunakan infrastruktur tanpa server, tidak perlu mengunggah kode ke server atau mengkonfigurasi backend untuk merilis versi terbaru aplikasi.  Pengembang dapat mengunggah kode sekaligus atau satu fungsi sekaligus, karena aplikasi ini adalah kumpulan fungsi yang disediakan oleh vendor.

5. Kode dapat berjalan lebih dekat ke pengguna akhir dan mengurangi latensi.
 Karena aplikasi ini sebenarnya tidak di-host di server asal, kode dapat dijalankan dari mana saja.  Ini mengurangi latensi karena permintaan dari pengguna tidak lagi harus melakukan perjalanan jauh ke server asal.

 Beberapa vendor penyedia layanan tanpa server meliputi: AWS Lambda, Fungsi Azure oleh Microsoft, Fungsi Google Cloud, Fungsi IBM Cloud.

Nah itulah penjelasan tentang Arsitektur Tanpa Server Membangun Aplikasi Tanpa Server. Jika artikel / blog ini bermanfaat. Silahkan di Share . Sekian Terimakasih
Share This :
YO :D